Assalamualaikum wr.wb.
Dalam
artikel kali ini saya akan membahas tentang penyakit maag, dulu saya juga
pernah mengidap penyakit maag selama kurang lebih 3 tahun, tiap kali diserang maag
saya akan jatuh pingsan karena kesakitan yang tak tertahankan, lalu ketika
terbangun pasti sudah di infus di RS, tapi Alhamdulillah sekarang sudah sembuh
,,,J
mau tau gimana saya bisa sembuh,,? Saya akan berbagi ilmu dan pengalaman buat
sobat-sobat tercinta tentang penyakit
maag apa itu penyakit maag ? dan bagaimana solusi penyembuhannya ? sabar yah
kita bahas satu per satu,,,,J
1.
Pengertian penyakit maag
Penyakit
Maag atau radang lambung/tukak
lambung/gastritis adalah
gejala penyakit yang
menyerang lambung dikarenakan
terjadi luka atau peradangan pada lambung yang
menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut. Secara medis, sakit maag atau gastritis
didefinisikan sebagai kumpulan gejala (sindrom) rasa sakit atau rasa tidak
nyaman di ulu hati, saluran cerna bagian atas dan organ sekitar. Maag atau gastritis bukan merupakan penyakit tunggal. Maag menggambarkan sekelompok kondisi
dengan satu kesamaan: radang selaput perut. Peradangan gastritis yang paling
sering hasil dari infeksi dengan bakteri yang sama yang menyebabkan sebagian
besar sakit maag. Cedera, biasa menggunakan penghilang rasa sakit tertentu dan
minum terlalu banyak alkohol juga dapat berkontribusi untuk maag. Sakit maag
mengacu pada beberapa kondisi yang menyebabkan peradangan pada lambung.
Biasanya, peradangan tersebut merupakan akibat dari infeksi oleh bakteri
Helicobacter pylori yang mengakibatkan luka di lambung. Akan tetapi, ada juga
faktor lain yang bisa memicu maag seperti Stres, pola hidup tak sehat dan pola
makan yang tidak teratur.
Secara
garis besar, ada 2 jenis penyakit maag, yakni :
ü Maag / Gastritis
Akut. Penyakit maag akut adalah inflamasi (reaksi tubuh terhadap mikroorganisme
dan benda asing yg ditandai oleh panas, bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ
tubuh) akut dari lambung, dan biasanya terbatas hanya pada muklosa. Penyakit
maag akut dapat terjadi tanpa diketahui penyebabnya.
ü Maag / Gastritits
Kronis. Lambung penderita penyakit maag kronis mungkin mengalami inflamasi
(reaksi tubuh terhadap mikroorganisme dan benda asing yg ditandai oleh panas,
bengkak, nyeri, dan gangguan fungsi organ tubuh) kronis dari tipe gangguan
tertentu, yang menyebabkan gastritis dari tipe yang spesifik yaitu gastritis
kronisa.
Penyakit maag juga
memiliki beberapa tahapan dari mulai ringan hingga akut. Dan jika dibiarkan
terus-menerus tanpa pengobatan, bisa mengarah kepada kanker lambung. Berikut ini
beberapa tahapan dalam penyakit maag :
- Maag ringan, Maag ringan masih tergolong tahap ringan dimana biasanya
setiap orang sudah berada di tahap ini, jika dilakukan pemeriksaan akan
terlihat asam lambung berlebih di bagian dinding.
- Maag sedang, Maag pada tahap ini sudah menyebabkan nyeri, sakit dan mual
yang menyakitkan.
- Maag kronis, Maag kronis adalah maag yang sudah parah intensitasnya di bandingkan maag sedang, kemungkinan terjadi peradangan atau luka pada mukosa lambung.
- Maag Akut adalah kondisi lambung yang sudah parah, dapat terjadi karena terdapat borok, infeksi pada lambung, maupun infeksi mikroorganisme, merugikan yaitu Helycobacter Pylori.
- Kanker lambung, Ini sudah merupakan tahap yang sangat berbahaya dan perlu segera mendapatkan penanganan medis.
2. Penyebab Penyakit Maag
:
Penyebabnya bisa karena penderita makan secara
tidak teratur, terdapat mikroorganisme yang merugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu,atau sebab-sebab lainnya seperti mengonsumsi
alkohol, pola tidur yang tidak teratur dan stress. Maag juga bisa terjadi
apabila si penderita telat makan, kemudian sewaktu makan si penderita maag
makan dengan porsi yang terlalu banyak. Bagi penderita maag yang sudah parah,
penyakit maag tersebut sangat berbahaya sekali dan dapat menyebabkan kematian.
Berikut ini beberapa jenis makanan yang dapat menyebabkan
sakit maag seperti yang disampaikan oleh ahli Otolaryngology dari New York :
1) Cokelat, Kandungan kakao, kafein, dan stimulan lain, seperti
theobromine, dapat menyebabkan kadar asam di lambung meningkat. Selain itu,
cokelat juga banyak mengandung lemak, sementara lemak juga dapat berpengaruh
pada asam lambung.
2) Minuman bersoda, Minuman yang mengandung soda atau berkarbonasi adalah salah
satu penyebab utama gangguan pada lambung. Pasalnya, minuman jenis ini sifatnya
sangat asam, ditambah lagi dengan efek karbonasi yang bisa membuat perut jadi
kembung sehingga dapat membuat kondisi jadi makin tidak nyaman.
3) Makanan yang digoreng, Suka makan gorengan? Sebaiknya Anda tahu bahwa makanan ini
juga bisa berpengaruh pada asam lambung karena kandungan lemaknya yang tinggi.
Selain itu, hobi makan gorengan juga kerap menimbulkan gangguan heartburn,
yaitu rasa nyeri terdapat di ulu hati.
4) Minuman beralkohol, Konsumsi bir, minuman keras, dan wine dapat berpengaruh
terhadap naiknya asam lambung. Ada beberapa jenis minuman alkohol yang sifatnya
memang tidak terlalu asam, tetapi para ahli menyatakan bahwa alkohol dapat
melemaskan saluran di bagian bawah esofagus (yang berhubungan dengan area
perut), dan ini dapat menyebabkan naiknya asam lambung.
5) Produk olahan susu yang tinggi lemak,
Makanan tinggi lemak dapat meningkatkan kadar asam lambung.
Sementara, produk olahan susu sendiri sebenarnya sudah bersifat asam. Jadi, ada
baiknya Anda mulai berhenti mengonsumsi mentega atau susu yang tinggi lemak
apabila sering mengalami gangguan lambung, atau setidaknya beralihlah ke yang
tanpa lemak.
6) Daging yang berlemak, Selain kandungan lemaknya yang tinggi, daging sapi, kambing,
ataupun domba dapat bertahan lama di dalam perut serta meningkatkan kemungkinan
naiknya asam lambung. Oleh karenanya, lebih baik Anda kurangi konsumsinya
hingga hanya seminggu sekali. Beralihlah juga ke pilihan daging yang tanpa
lemak.
7) Kafein, Kebiasaan minum kopi yang berlebihan setiap harinya dapat
berkontribusi terhadap gangguan lambung. Untuk itu, ada baiknya Anda mengurangi
konsumsi kopi, atau beralih ke teh.
3. Gejala Penyakit Maag
yaitu :
1.
Rasa nyeri seperti
terbakar menjadi tanda yang paling umum dari tukak lambung. Rasa sakit dari
ulkus peptikum itu dirasakan dari tulang dada hingga ke pusar Anda. Rasa sakit
bisa berlangsung beberapa menit atau beberapa jam serta bisa datang dan pergi
begitu saja. Serangan ini akan menjadi lebih buruk pada malam hari atau saat
perut Anda kosong. Anda bisa mencari bantuan dengan makan makanan tertentu atau
meminum obat yang bisa mengurangi asam dalam perut.
2.
Mual yang sangat
menyiksa.
6. Muntah , terkadang jika
yang sudah kronis bisa muntah darah dan asam dari perut merupakan tanda pasti
dari ulkus lambung. Jika sampai seperti ini Anda harus segera periksa ke dokter.
7.
Terasa sakit saat buang
air besar.
8. Tinja penderita tukak
lambung bisa berwarna hitam atau seperti berdarah. Beritahu ke dokter Anda. Maag
yang berdarah dan tidak diobati bisa menyebabkan anemia dan komplikasi lainnya.
4. Pencegahan Penyakit Maag :
1. Hindarilah
makanan dan minuman yang bisa menyebabkan timbulnya penyakit maag, di antaranya
yaitu :
b) Makanan
yang sangat asam atau pedas seperti cuka, cabai, dan merica (makanan yang merangsang perut dan
dapat merusak dinding lambung).
c) Makanan
yang sulit dicerna dan dapat memperlambat pengosongan lambung. Karena hal ini
dapat menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat
meningkatkan asam lambung antara lain makanan berlemak, kue tar, coklat,
dan keju.
d) Makanan
yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung
dapat naik ke kerongkongan seperti alkohol,
coklat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
e) Makanan
dan minuman yang banyak mengandung gas dan juga yang terlalu banyak serat,
antara lain:
3.
Makanan
berserat tinggi tertentu seperti kedondong dan buah yang dikeringkan
2.
Menjaga
pola makan yang teratur.
3. Mengunyah makanan
sebanyak 32 kali agar makanan lebih lembut ketika masuk lambung.
5.
Hindari
minuman beralkohol, yang dapat merusak dinding lambung.
6. Berhenti
merokok karena rokok dapat meningkatkan produksi asam lambung, memperlambat penyembuhan dan meningkatkan resiko terkena kenker perut.
7.
Hindari
stress yang berlebihan.
8.
Mejaga
gaya hidup bersih seperti cuci tangan sebelum makan.
9.
Jangan
jajan sembarangan.
10.
Berpuasa
karena dengan berpuasa penyakit maag akan hilang seperti yang di katakana oleh Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM menulis,
penelitian yang dilakukan memang menunjukkan bahwa pada minggu pertama puasa
orang normal akan mengalami peningkatan asam lambung setelah siang hari dan
kadang-kadang keadaan ini menimbulkan rasa perih, tetapi penelitian menunjukkan
kondisi ini akan stabil setelah minggu kedua dan naik turun asam lambung akan
kembali normal 1 minggu paska puasa Ramadan. Adanya peningkatan asam lambung
ini tidak akan merusak dinding lambung.
Oleh karena itu bagi masyarakat yang mamang tidak
mempunyai masalah dengan sakit maagnya, puasa Ramadan ataupun puasa Sunnah tidak
akan membuat lambungnya menjadi sakit dan sebaliknya secara keseluruhan tubuhnya
akan menjadi sehat.
5. Pengobatan Penyakit Maag
Meski maag tidak dapat sembuh total, karena
bisa sewaktu-waktu kambuh kembali, namun maag dapat diatasi. Selain dengan
pengobatan menggunakan obat farmasi, penyembuhan sakit maag juga bisa dengan
menggunakan tanaman obat. Berikut ini ramuan tradisional untuk mengobati sakit maag,
seperti :
1) Kunyit, Sifat-sifat
kunyit yang dapat menyembuhkan luka sudah dilaporkan sejak tahun 1953. Studi
kasus untuk sakit perut akibat tukak lambung, setelah 12 minggu pengobatan, 88%
pasien yang menerima pil kunyit (3 pil, yang setara dengan 4 g) memperlihatkan
perbaikan dan satu kasus tersembuhkan. Caranya: diperlukan 2 jari tangan
kunyit. Dikupas dan dibersihkan, diparut, dan ditambah air matang. Setelah itu,
diperas melalui kain bersih. Hasilnya didiamkan dan diambil airnya. Dalam
sehari diminum 2 kali, masing-masing satu ramuan. Meminumnya pagi sebelum makan
dan malam sebelum tidur.
2) Lidah
Buaya (Aloe Vera), Aloenin dan Magnesiun laktat dalam daun lidah buaya yang
diidentifikasikan dapat menghambat sekresi asam lambung. Caranya: Gel segar
dari sekitar 1 lembar daun lidah buaya, diminum untuk sekali minum. Dalam
sehari perlu meminumnya sebanyak 2 kali. Untuk memperbaiki rasa gel bisa diberi
madu secukupnya. Ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi ramuan ini.
3) Kemangi
Hutan (Lampes) / Ocimum Sanctum, Kemangi hutan berupa terna atau perdu
bercabang banyak setinggi 0,30 – 1,50 m. Dapat ditemui di seluruh Jawa dari
dataran rendah. Caranya: sebagai obat tukak lambung dianjurkan untuk
mengkonsumsi daun segar kemangi hutan (lampes) sebagai lalap setiap hari
4) Kencur, Caranya:
1 jari rimpangnya. Rimpang dicuci bersih dikupas dan dikunyah dengan garam
seperlunya. Sesudah halus dikunyah, kencur ditelan, disusul dengan minum air
hangat. Ini dilakukan 3 kali dalam sehari.
5) Cincau, Caranya:
1 genggam daun cincau (kira-kira 80 gram berat basah). Daun dicuci lalu
digiling halus. Lalu diremas dengan air masak seperlunya dan disaring, diberi
air kapur sirih seperlunya agar lekas menjadi kental. Setelah menggumpal
dimakan dengan air gula atau sirup. Dalam sehari cara ini dilakukan 3 kali,
masing-masing dengan gelas ukuran kira- kira 200 cc.
6)
Pisang
tanduk yang sudah masak di bakar sampai lunak dan kulitnya berwarna hitam. Makanlah
sesering mungkin.
7) Campuran dari
beberapa ramuan seperti : 3 buah mengkudu matang, 3 jari kunyit 3 jari kunci,
dan sedikit asam jawa, dihaluskan lalu di rebus dengan 1 liter air ditambah 1
ons gula merah/ aren serta sedikit gara. Setelah mendidih di angkat disaring
dan setelah dingin diminum 3 kali sehari.
Selain ramuan tradisional bisa juga dengan obat-obatan
tapi ingat ASAL yang sudah didiskusikan
dengan dokter anda seperti berikut :
1)
Antasida, (Menetralisir
asam lambung dan menghilangkan rasa nyeri).
2) Pompa Proton pencegah pertumbuhan bakteri ( Menghentikan
produksi asam lambung dan menghambat infeksi bakteri helicobacter pylori).
3)
Agen
Cytoprotektif (Melindungi jaringan mukosa lambung dan usus halus).
4)
Obat anti
sekretorik (Mampu menekan sekresi asam).
5) Pankreatin
(Membantu pencernaan lemak, karbohidrat, protein dan mengatasi gangguan sakit
pencernaan seperti perut kembung, mual, dan sering mengeluarkan gas).
6)
Ranitidin
(Mengobati tukak lambung).
7)
Simetidin
(Mengobati dispepsia).
Moga Bermanfaat artikelnya yah ,,,wassalam :)